Home » » Dasar Ilmu Komunikasi

Dasar Ilmu Komunikasi

Posted by CRMedia.TOP on 6 May 2010

        Dalam upaya mensosialisasikan suatu informasi yang ingin disampaikan kepada khalayak, tentunya harus ada cara menyiarkan yang sesuai dengan sarana telekomunikasi yang ada (radio). Sehingga informasi yang disampaikan kepada khalayak masyarakat dapat dipahami.
Untuk itu, hal yang harus dipahami seorang broadcaster (penyiar) pada media radio adalah:



1.    Tinjauan Komunikasi
Komunikasi merupakan proses sosial yang selalu menyertai kehidupan manusia dalam rangka menunjukan eksistensinya. Menurut Bernard Berelson dan Gary A Steiner dikutip Mulyana (2001),  bahwa komunikasi adalah transmisi informasi, gagsan emosi, ketrampilan dan sebagainya, dengan menggunakan symbol-simbol, kata-kata, gambar, figure, grafik dan sebagainya. Menurut Bernard Berelson dan Gary A Steiner yang dikutip Mulyana (2001) juga menegaskan bahwa tindakan atau proses transmisi inilah yang biasanya disebut komunikasi.. Jadi, proses transmisi (pengiriman) ini juga dapat dikatakan proses berjalanya komunikasi mulai cari pesan yang dibentuk  oleh komunikator  sampai  kepada komunikan yang menerima pesan tersebut.
Proses komunikasi itu sendiri merupakan suatu proses penyampaian pesan. Dalam komunikasi ada beberapa prinsip yang perlu diketahui, diantaranya sebagi berikut:

a.    What, menyangkut tentang apa yang ingin disampaikan kepada khalayak sasaran  (pesan).
b.    Who, Menyangkut tentang siapa yang menjadi target sasaran dari segi demografi dan psikografi (sasaran).
c.    How, menyangkut bagaimana cara yang akan ditempuh (cara menyampaikan pesan).
d.    Where, menyangkut tentang dimana sasaran yang akan dituju, media yang digunakan, dan yang sesuai untuk melakukan hal tersebut (media dan kegiatan).
e.    When, menyangkut kapan kegiatan itu akan dilaksanakan, dan waktu yang dibutuhkan (penjadwalan).
f.    How much, menyangkut tentang anggaran yang disediakan kegiatan tersebut.

Untuk memperjelas definisi komunikasi itu sendiri, menurut Raymond S. Ross yang dikutip Mulyana (2001) mengatakan bahwa :  “Komunikasi adalah suatu proses menyortir, memilih, dan mengirimkan simbol-simbol sedemikian rupa sehingga membantu pendengar (khalayak) membangkitkan makna atau respon dari pikirannya yang serupa dengan yang dimaksudkan komunikator”.
Jadi, proses komunikasi merupakan kumpulan dari berbagai macam ide yang disampaikan kepada komunikan. Komunikasi dianggap berhasil atau efektif, apabila komunikan menerima dan memberikan respon dari komunikator yang sesuai dengan pesan komunikasi.

      Hal terpenting dalam komunikasi adalah bagaimana caranya agar suatu pesan yang disampaikan komunikator dapat menimbulkan dampak atau efek tertentu pada komunikan. Dampak yang ditimbulkan pada kegiatan komunikasi tersebut menurut Smith  (1999) adalah sebagai beriku :
a.    Dampak kognitif
      Dampak koniktif adalah efek yang timbul pada komunikan yang menimbulkan komunikan menjadi tahu.
b.    Dampak afektif
      Dampak afektif adalah dampak yang timbul pada komunikan  tidak hanya membuat  sekedar tahu, tapi juga bergerak hatinya, menimbulkan perasaan atau pengertian tertentu.
c.    Dampak konatif / psikomotorik
Dampak konatif / psikomotorik adalah dampak pada komunikan yang  berupa perilaku, tindakan, atau kegiatan yang sesuai dengan isi pesan komunikator.
      Jadi, suatu proses komunikasi difokuskan pada seseorang dalam membentuk pesan dan kemampuan dalam memilih media komunikasi. Dengan mengacu pada dua hal tersebut,maka bisa diartikan bahwa komunikasi dimaksudkan dapat secara efektif, dengan tujuan memberi informasi, mempengaruhi, mendidik dan menghibur. Sehingga menyebabkan terjadinya respon dari komunikan terhadap pesan yang disampaikan.
(Nur Cahyo N)

Thanks for reading & sharing CRMedia.TOP

Previous
« Prev Post
Oldest
You are reading the latest post

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan komentar anda