Home » , » Apa Itu Komunikasi?

Apa Itu Komunikasi?

Posted by CRMedia.TOP on 29 September 2015

          Sahabat, bicara soal komunikasi tentu kita hidup tak lepas dari proses komunikasi. Komunikasi merupakan proses sosial yang selalu menyertai kehidupan manusia dalam rangka menunjukan eksistensinya. Menurut Bernard Berelson dan Gary A Steiner dikutip Mulyana (2001), bahwa komunikasi adalah transmisi informasi, gagsan emosi, ketrampilan dan sebagainya, dengan menggunakan symbol-simbol, kata-kata, gambar, figure, grafik dan sebagainya. Menurut Bernard Berelson dan Gary A Steiner yang dikutip Mulyana (2001) juga menegaskan bahwa tindakan atau proses transmisi inilah yang biasanya disebut komunikasi.. Jadi, proses transmisi (pengiriman) ini juga dapat dikatakan proses berjalanya komunikasi mulai cari pesan yang dibentuk oleh komunikator sampai kepada komunikan yang menerima pesan tersebut.
Proses komunikasi itu sendiri merupakan suatu proses penyampaian pesan. Dalam komunikasi ada beberapa prinsip yang perlu diketahui, diantaranya sebagi berikut:
a.       What, menyangkut tentang apa yang ingin disampaikan kepada khalayak sasaran  (pesan).
b.     Who, Menyangkut tentang siapa yang menjadi target sasaran dari segi demografi dan psikografi (sasaran).
c.       How, menyangkut bagaimana cara yang akan ditempuh (cara menyampaikan pesan).
d.      Where, menyangkut tentang dimana sasaran yang akan dituju, media yang digunakan, dan yang sesuai untuk melakukan hal tersebut (media dan kegiatan).
e.      When, menyangkut kapan kegiatan itu akan dilaksanakan, dan waktu yang dibutuhkan (penjadwalan).
f.        How much, menyangkut tentang anggaran yang disediakan kegiatan tersebut.
Untuk memperjelas definisi komunikasi itu sendiri, menurut Raymond S. Ross yang dikutip Mulyana (2001) mengatakan bahwa :  “Komunikasi adalah suatu proses menyortir, memilih, dan mengirimkan simbol-simbol sedemikian rupa sehingga membantu pendengar (khalayak) membangkitkan makna atau respon dari pikirannya yang serupa dengan yang dimaksudkan komunikator”.
Jadi, proses komunikasi merupakan kumpulan dari berbagai macam ide yang disampaikan kepada komunikan. Komunikasi dianggap berhasil atau efektif, apabila komunikan menerima dan memberikan respon dari komunikator yang sesuai dengan pesan komunikasi.
Hal terpenting dalam komunikasi adalah bagaimana caranya agar suatu pesan yang disampaikan komunikator dapat menimbulkan dampak atau efek tertentu pada komunikan. Dampak yang ditimbulkan pada kegiatan komunikasi tersebut menurut Smith  (1999) adalah sebagai beriku :
a.       Dampak kognitif
Dampak koniktif adalah efek yang timbul pada komunikan yang menimbulkan komunikan menjadi tahu.
b.      Dampak afektif
Dampak afektif adalah dampak yang timbul pada komunikan  tidak hanya membuat  sekedar tahu, tapi juga bergerak hatinya, menimbulkan perasaan atau pengertian tertentu.
c.       Dampak konatif / psikomotorik
Dampak konatif / psikomotorik adalah dampak pada komunikan yang  berupa perilaku, tindakan, atau kegiatan yang sesuai dengan isi pesan komunikator.
Jadi, suatu proses komunikasi difokuskan pada seseorang dalam membentuk pesan dan kemampuan dalam memilih media komunikasi. Dengan mengacu pada dua hal tersebut,maka bisa diartikan bahwa komunikasi dimaksudkan dapat secara efektif, dengan tujuan memberi informasi, mempengaruhi, mendidik dan menghibur. Sehingga menyebabkan terjadinya respon dari komunikan terhadap pesan yang disampaikan.  
Pada berbagai pengertian komunikasi, terdapat lima tingkatan komunikasi atau konteks dalam berkomunikasi, yaitu sebagai berikut:
1.       Komunikasi massa dapat diartikan sebagai jenis komunikasi yang ditujukan pada ruang lingkup yang lebih besar dari jenis-jenis komunikasi sebelumnya yang dilakukan melalui sebuah perantara yakni media elektronik maupun media cetak, sehingga pesan yang sama dapat diterima secara sesaat dan serentak.
2.       Komunikasi organisasi dapat diartikan sebagai jenis komunikasi yang dilakukan memiliki ruang lingkup lebih besar. Komunikasi terjadi dalam penerimaan dan pengiriman berbagai informasi organisasi dalam kelompok formal maupun informal dari suatu organisasi. Selain itu, jenis komunikasi ini banyak dari tiap individunya yang memberikan pendapat yang berbeda, karena informasi yang disampaikan dari masing-maing individu memiiki makna yang berbeda.
3.       Komunikasi kelompok dapat diartikan sebagai jenis komunikasi yang berlangsung di antara anggota suatu kelompok,  misalnya dalam sebuah organisasi dengan jumlah anggotanya sedikit. Jenis komunikasi ini dilakukan lebih dari dua orang tetapi memiliki ruang lingkup yang kecil, dimana setiap individu mempunyai pandangan dari setiap informasi yang sampaikan.
4.       Komunikasi antarpribadi dapat diartikan sebagai jenis komunikasi yang dilakukan seseorang dengan orang lain yang bersifat personal. Jenis komunikasi ini dilakukan dengan cara bertatapan muka oleh dua orang namun terkadang tidak dilakukan secara tatap muka. Selain itu, jenis komunikasi seperti ini lebih efektif karena kita dapat berinteraksi satu sama lain dan saling menyampaikan sebuah pesan.
5.       Komunikasi intrapribadi yaitu jenis komunikasi yang terjadi pada diri seseorang berupa proses dalam pengolahan informasi melalui sistem syaraf dan panca indera manusia. Jenis komunikasi ini dilakukan oleh satu orang saja, misalnya seolah olah kita sedang berkomunikasi dengan diri sendiri atau mengkhayal.

Menurut Deddy Mulyana menyatakan Pengertian Komunikasi dalam tiga konseptual yaitu :
1.       Komunikasi sebagai interaksi
2.       Komunikasi sebagai transaksi
3.       Komunikasi sebagai tindakan satu arah.
Menurut William I. Gorden menyatakan fungsi komunikasi dikategorikan menjadi empat yaitu :
1.       Sebagai komunikasi instrumental
2.       Sebagai komunikasi ritual
3.       Sebagai komunikasi sosial
4.       Sebagai komunikasi ekspresif
Menurut Ruben & Steward menyatakan bahwa kegunaan belajar dalam ilmu komunikasi adalah :
1.       Komunikasi merupakan suatu kegiatan kompleks
2.       Komunikasi merupakan suatu bidang yang popular
3.       Komunikasi merupakan vital untuk suatu posisi atau kedudukanyang efektif
4.       Komunikasi merupakan fundamental dalam kehidupan
5.       Suatu pendidikan yang tinggi tidak menjamin kompetensi komunikasi yang baik.
(Nur Cahyo N)

Thanks for reading & sharing CRMedia.TOP

Previous
« Prev Post

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan komentar anda